Pernahkah kamu mengalami pesan :
"Fatal error: Allowed memory size of 33554432 bytes exhausted”
saat kamu mencoba upload sebuah gambar dengan ukuran lumayan besar? Gak perlu bingung, Sob, karena kita akan bahas bareng cara mengatasinya.
Sebenernya Apa sih yang menyebabkan munculnya pesan ini? Yuk, kita simak informasinya berikut ini:
Oke, Sob, sekarang kita simak langsung cara mengatasinya, berikut ini:
STEP 1. Edit php.ini
Apabila hosting provider kamu mengizinkan kamu untuk merubah file php.ini, maka update memory_limit kamu di php.ini dengan menambahkan perintah berikut:
memory_limit = 64M;
Apabila defaultnya 64M, coba naikkan menjadi 128M.

Edit php.ini

STEP 2. Edit file .htaccess
Tambahkan skrip berikut di file .htaccess kamu:
php_value memory_limit 64M;

Add this Script

STEP 3. Edit File wp-config.php
Tambahkan skrip berikut di file wp-config.php kamu:
define('WP_MEMORY_LIMIT', '64M');
Edit file wp-config.php

STEP 4. Buat File php.ini di dalam Folder wp-admin
Buat file php.ini di folder wp-admin. Tambahkan skrip berikut di php.ini dalam folder wp-admin:
memory_limit = 64M;
Lalu untuk melihat memory limit yang sudah di rubah, tambahkan file baru di public_html yang bernama info.php lalu isikan script berikut :
<?php

phpinfo();

?>
Maka hasilnya akan seperti di bawah ini jika mengakses domain.com/info.php
Perubahan Domain
Sumber : JagoanHosting.com
Dark mode menjadi favorite kebanyakan pengguna, dalam artikel ini kita akan mengubah tema whatsapp web menjadi dark mode.



Saat ini sudah banyak aplikasi yang menyediakan pilihan tema dark mode baik di iOS maupun di Android. Di samping saat ini memang sedang tren, saya sendiri sangat menyukai dark mode karena cahaya yang dihasilkan oleh layar tidak terlalu memberatkan mata saat melihatnya. Baik iOS maupun Android kini sudah mendukung dark theme pada OS nya, dengan demikian semua aplikasi yang mendukung dark mode seperti instagram, akan otomatis mengikuti pengaturan pada os (baik iOS maupun Android).

Berbicara tentang dark mode, sesuai dengan judul di atas, kita akan bahas bagaimana caranya mengubah whatsapp web menjadi dark mode. Langsung saja kita ikuti langkah-langkahnya:

Chrome
Untuk pengguna chrome ikuti langkah-langkah di bawah ini:

  1. Yang kita butuhkan adalah menginstall ekstensi Stylus dan tema dark untuk whatsapp web.
  2. Kita bisa menginstall ekstensi Stylus dengan klik link ini.
  3. Setelah ekstensi terinstall, dapatkan tema dark mode pada link ini dan klik tombol install.
  4. Coba buka Whatsapp Web dan lihat hasil nya.


Firefox
Bagi pengguna firefox sama saja.

  1. Install ekstensi stylus dengan klik link ini.
  2. Install theme dark mode untuk whatsapp pada link ini.
  3. Kemudian coba buka whatsapp pada browser.

Nah, sekarang kita sudah bisa mengatur tema pada whatsapp web d browser kesayangan kita. Jika Anda ingin mengubahnya kembali menjadi light mode, caranya mudah tinggal uncheck dark mode pada tool stylus di pojok kanan atas, lihat gambar di bawah ini.



Jadi untuk artikel kali ini, cukup sampai sini dulu yaa ^_^. Selamat mencoba, semoga berhasil.

Sumber : pintarkomputer.com

Sumber : Logique.co.id

Ribuan Akun Pengguna Zoom Dijual di Dark Web dan Forum Hacker.


Akun pengguna Zoom dilaporkan dijual pada situs dark web dan forum hacker. Jumlah akun yang dijual mencapai ratusan ribu. Dark web merupakan bagian dari internet yang tidak dapat diakses sembarang orang. Cara hacker meretas ribuan pengguna akun tersebut dengan cara membobol akun tersebut. Setelah berhasil login, mereka berupaya mebobol sistem privasi data Zoom.

Peretas menghimpun ratusan ribu akun tersebut dan dijual kepada peretas lain. Akun yang dijual ini dimaksudkan untuk melakukang serangan Zoombombing, seperti dikutim MacRumors. Zoombombing merupakan gangguan yang dilakukan oleh peretas dengan cara membajak konferensi video lalu mengirimkan gambar-gambar tidak senonoh atau ucapan kebencian yang disertai ancaman.
Sumber : pixabay.com
Pada tanggal 1 April lalu, Peneliti dari Cybersecurity Cyble melihat adanya proses jual-beli akun Zoom pada salah satu forum peretas. Cyble telah melaporkan 290 akun pengguna Zoom yang memiliki keterkaitan dengan beberapa universitas di Amerika Serikat dijual pada dark web seperti University of Lafayaette, University of Florida dan beberapa universitas lainnya.

Akun Zoom dari perusahaan ternama AS seperti Chase dan Citibank juga dijual pada Dark Web oleh hacker. Peretas menjual akun-akun tersebut dengan harga yang sangat murah, mulai dari USD 0,002 per akunnya. Tidak berupa akun saja, peretas pun juga mendapatkan link, email, serta kata sandi ketika sebuah perusahaan atau Lembaga lain yang hendak mengadakan rapat online.

Maka dari itu Cybersecurity Cyble menyarankan kepada penggguna aplikasi video conference Zoom untuk sering mengubah kata sandi akun mereka untuk mengurangi akunnya diretas oleh pelaku kejahatan siber.

Sumber : logique.co.id

KAJIAN KITAB HADITS: SHAHIH TARGHIB WA TARHIB: KITAB ILMU (كتاب العلم)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:
إِنَّ مِمَّا يَلْحَقُ الْمُؤْمِنَ مِنْ عَمَلِهِ وَحَسَنَاتِهِ بَعْدَ مَوْتِهِ عِلْمًا عَلَّمَهُ وَنَشَرَهُ وَوَلَدًا صَالِحًا تَرَكَهُ وَمُصْحَفًا وَرَّثَهُ أَوْ مَسْجِدًا بَنَاهُ أَوْ بَيْتًا لِابْنِ السَّبِيلِ بَنَاهُ أَوْ نَهْرًا أَجْرَاهُ أَوْ صَدَقَةً أَخْرَجَهَا مِنْ مَالِهِ فِي صِحَّتِهِ وَحَيَاتِهِ يَلْحَقُهُ مِنْ بَعْدِ مَوْتِهِ
“Sesungguhnya yang sampai kepada seorang mukmin dari amalannya dan kebaikannya setelah meninggal dunia ialah, ilmu yang ia ajarkan dan ia sebarkan, anak shaleh yang ia tinggalkan, mushaf AL-Qur’an yang ia wariskan, masjid yang ia bangun, rumah yang diperuntukkan untuk ibnu sabil yang ia bangun, sungai yang ia alirkan, sedekah yg ia keluarkan dari hartanya dalam keadaan sehat dan hidup.” (HR Ibnu Majah, Al-Baihaqi dan Khuzaimah)

Sumber : www.radiorodja.com

Banyak perusahaan menggunakan berbagai cara untuk promosi dan mencari nama. Salah satunya dengan memasang iklan. Tetapi tak semua konten iklan itu benar. Beberapa dilebih-lebihkan atau bahkan berbohong, dan masyarakat enggan menonton iklan macam itu.

Tahun 2011 lalu, sebuah pusat belanja elektronik terbesar di Kota Manado bernama IT Center Manado memasang iklan promosi di koran lokal. Iklan itu berisi potongan harga besar-besaran khusus tanggal 11 November 2011.

Dalam iklan itu, disebutkan harga laptop, kamera, dan proyektor hanya Rp111.000. Tablet Samsung dibanderol Rp1,1 juta. Sedangkan jam tangan dan tas hanya Rp11.000. Pada tanggal 11 bulan 11 tahun 2011 itu, masyarakat Manado pun berbondong-bondong memadati pusat perbelanjaan itu.

Tetapi nihil. Iming-iming potongan harga besar-besaran itu pun tak ada. Iklan yang dipublikasikan, tak sesuai kenyataan.

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sulawesi Utara menyatakan tindakan yang dilakukan manajemen IT Center Manado telah melanggar Undang-undang No. 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen. Iklan itu dianggap menyesatkan konsumen. Gugatan ke pengadilan pun dilayangkan oleh YLKI. 

Iklan yang dilebih-lebihkan dan tidak jujur sebenarnya tak hanya merugikan konsumen, tetapi juga produsen. Terlebih mereka yang menyasar konsumen berpendidikan menengah ke atas. Konsumen tipe ini akan lebih cerdas dalam menyerap isi iklan.

Dari survei yang dilakukan MARS terhadap masyarakat usia 26 hingga 34 tahun, ditemukan dua kriteria iklan menarik menurut masyarakat. Pertama adalah iklan yang yang informasinya tidak dilebih-lebihkan. Lalu yang kedua adalah iklan yang jujur.

Informasi yang dilebih-lebihkan misalnya, warna kulit akan lebih cerah dua tingkat dengan pemakaian produk selama satu pekan. Atau iklan produk sampo yang menjamin dengan memakai produk itu, rambut tidak akan lepek walaupun terkena panas dan debu jalanan. Padahal semahal dan sebagus apapun sampo yang dipakai, kalau terpapar panas, berkeringat, pakai helm, dan terkena debu, rambut ya pasti lepek.

Survei tersebut dilakukan MARS tahun lalu dengan jumlah responden 1665 orang. Wilayah penelitian mencakup Jakarta, bandung, Semarang, Surabaya, dan Medan. Sebanyak 85 persen responden menilai iklan yang menarik adalah iklan yang informasinya tidak dilebih-lebihkan.

Untuk meminimalkan kebohongan lewat iklan, Google AdWords juga memiliki aturan khusus soal ini. Google Adwords adalah sebuah strategi pemasaran periklanan baru yang menggunakan mesin pencari Google sebagai saran beriklan. Ia biasa disebut pemasaran berbasis mesin pencari.

“Kami tidak ingin pengguna merasa ditipu oleh iklan yang kami tayangkan, dan itu berarti iklan harus terbuka, jujur, dan memberikan informasi yang dibutuhkan untuk mengambil keputusan,” tulis Google dalam aturan periklanannya.

Google tidak akan mengizinkan pengiklan yang meminta pengguna melakukan pembelian, pengunduhan, atau komitmen lainnya tanpa terlebih dulu memberikan semua informasi yang relevan dan mendapatkan izin yang jelas dari pengguna. Ia juga tidak mengizinkan promosi yang informasinya tidak akurat, tidak realistis, dan tidak jujur.

Pengiklan harus menjamin bahwa informasi yang diberinya sudah lengkap. Misalnya, ia harus menggambarkan secara jelas dan gamblang model pembayaran dan biaya-biaya yang akan ditanggung pengguna. Untuk bisnis jasa keuangan, kontak fisik yang sah juga harus ditampilkan.

Selain itu, pengiklan di Google AdWords juga tidak boleh menjanjikan produk atau layanan atau penawaran promosi apapun yang tidak lagi tersedia. Pengiklan yang mempromosikan produk yang sudah tak ada dalam stok atau harga yang tidak akurat, tidak akan diizinkan.

Google juga menghindari konten yang menyesatkan. Ini semacam pernyataan yang salah tentang indentitas atau kualifikasi si pengiklan. Iklan-iklan dengan klaim palsu yang tidak masuk akal tidak akan diberi tempat.

Klaim-klaim keunggulan yang biasanya menggunakan kata terbaik, lebih baik, lebih cepat, tanpa adanya verifikasi dari pihak ketiga juga tak diizinkan. Jadi penyedia jasa pijat keliling, misalnya, tak bisa mengklaim jasanya terbaik di dunia jika tak ada sertifikasi atau penghargaan apa-apa.

Jika kebijakan itu tak diikuti, Google akan menangguhkan situs atau akun sampai hal yang menjadi masalah diperbaiki.

Di televisi, iklan-iklan dengan klaim sepihak seringkali muncul. Misalnya klaim bahwa sembilan dari sepuluh wanita Indonesia menggunakan pembalut A. Atau tujuh dari 10 penduduk Indonesia minum minuman B setiap hari. Klaim-klaim yang entah benar entah tidak.

Harusnya setiap media tempat iklan itu ditayangkan memiliki kebijakan tentang kejujuran pesan dalam iklan. Jangan beri tempat bagi iklan-iklan yang tak jujur.

Sumber : www.tirto.id